Dua orang diduga mesum yang ditemukan pingsan di dalam mobil, ternyata memang ASN atau PNS yang bekerja di Dinas Pendidikan.

Kejadiannya di kawasan Jalan Pabrik Benang, Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Kamis (4/6/2020)
Karena merasa curiga, warga pun mendekati mobil yang masih menyala tersebut dan menemukan keduanya Pingsan tanpa busana.
Seketika itu, warga pun langsung melapor kepada petugas kepolisian.
Pihak kepolisian dari Polres Asahan pun langsung mengevakuasi kedua pasangan tersebut dan membawanya ke RSUD H Abdul Manan Simatupang, Kisaran, Asahan.
Kronologi Lengkap
Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto menjelaskan kronologi kejadian tersebut.
Kasus penemuan seorang pria dan wanita ini bermula dari informasi warga.
Selanjutnya, ia pun langsung menerjunkan anggotanya Polres Asahan ke tempat kejadian perkara (TKP).
Setelah tiba di TKP, polisi mendapati kondisi mesin mobil dalam keadaan hidup.
Di dalam ditemukan seorang pria dan wanita dalam keadaan tak sadarkan diri.
Seluruh kaca jendela mobil tertutup rapat dan telah berembun.
Pasangan mesum yang ditemukan warga di dalam mobil dirawat di RS Simatupang, Asahan, Jumat (5/6/2020).
Pasangan mesum yang ditemukan warga di dalam mobil dirawat di RS Simatupang, Asahan, Jumat (5/6/2020). (Istimewa)
"Empat personel kami turun ke TKP, mengecek kebenaran informasi itu. Dan benar ada sebuah mobil Innova dalam kondisi hidup. Sempat diketuk kacanya, tak mendapat respons, sehingga dilakukan pencongkelan di bagian talang air," jelas AKBP Nugroho Dwi Karyanto, Jumat (5/6/2020).
Setelah jendela kaca mobil berhasil dibuka, didapati seorang pria dan satu orang wanita tak sadarkan diri berada di jok baris kedua mobil.
Pria dan wanita itu terlihat tak mengenakan celana dalam.
Kondisi sang pria terduduk di bagian kiri, serta mulut mengeluarkan busa.
Sedangkan di sampingnya terdapat seorang wanita dan mulut mengeluarkan cairan warna merah.
"Keduanya langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan," ungkap Nugroho.
Mantan Kapolres Natuna ini menambahkan pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus ini dan menyita mobil Innova yang ditemukan di TKP.
Diduga keracunan karbondioksida
Dokter RSUD H Abdul Manan Simatupang, dr Faizal Muslim menyebutkan jika kedua ASN itu dirawat karena diduga mengalami keracunan karbondioksida.
Terlebih saat diantarkan polisi ke RSUD H Abdul Manan Simatupang, keduanya dalam kondisi tak sadarkan diri.
Meskipun memang tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mencurigakan di tubuh keduanya.
"Ada 2 orang, diantarkan polisi ditemukan di dalam mobil, dengan kondisi tak sadarkan diri. Jadi dugaaan awal kami, penyebab mereka tak sadarkan diri karena keracunan karbondioksida, karena ditemukan di dalam mobil hidup mesin, AC menyala dan kondisi kaca tertutup," kata Faizal
Berstatus ASN di Dinas Pendidikan (Disdik)
AKBP Nugroho Dwi Karyanto mengungkapkan jika wanita tersebut berinisial H alias I berusia 39 tahun.
Sedangkan sang pria berinisial Z 37 tahun.
Keduanya tercatat berprofesi sebagai aparatur sipil negara (ASN) atau PNS yang bertugas di Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan.
Diketahui, Z (37) menjabat sebagai Korwil Dinas Pendidikan Asahan di Kecamatan Panca Rawang Arga.
Sedangkan H (39) menjabat sebagai Bendahara di Dinas Pendidikan Asahan di Kecamatan Meranti.
Yang mengejutkan yakni keduanya bukanlah pasangan suami istri yang sah.
"Akan kami dalami setelah keduanya sembuh. Saat ini mereka masih di rumah sakit dan kondisinya belum stabil," ujar AKBP Nugroho.
AKBP Nugroho mengatakan, hingga saat ini belum ditemukan benda yang mencurigakan.
"Di dalam mobil dan sekitar mobil terparkir tidak ditemukan tanda-tanda atau benda mencurigakan, tapi akan tetap kita proses dan dalami," ujarnya.
Jabatannya dicopot
Kepala Dinas Pendidikan Asahan, Sofyan, mengakui kalau keduanya memang ASN atau PNS yang bertugas di Dinas Pendidikan.
Bahkan, setelah kejadian itu, pihaknya malu mendengar kabar yang tidak terpuji dari kedua ASN tersebut.
"Kami dinas pendidikan sangat malu, kecewa. Kami sayangkan kenapa bisa terjadi, seharusnya mereka ini kan menjadi contoh, teladan. Bukan malah sebaliknya," kata Sofyan, Jumat (5/6/2020).
Ia pun dengan tegas akan menindak perilaku tak pantas kedua bawahannya itu.
Saat ini sudah dilaporkan ke Bupati Asahan dan sedang diproses secara administrasi.
"Kejadiannya di luar jam kerja. Tapi tetap akan kita berlakukan sesuai aturan ASN. Paling tidak jabatannya kita copot," tegasnya.
Sofian menambahkan, tidak tertutup kemungkinan akan menindak keduanya sesuai dengan UU ASN yang berlaku.
"Langkah kedua, nanti kan ada ketentuan Undang-undang ASN kan ada. Akan kita tindak," tegasnya.
(TribunnewsWiki.com/Restu, Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kronologis Penemuan ASN Mesum Hingga Pingsan di Dalam Mobil: 'Pas Kami Lewat Mobilnya Goyang-goyang'
Editor: Ansar
Home » Unlabelled » BALASAN Disdik ke Oknum PNS Mesum Sampai Pingsan: Sangat Malu dan Kecewa, Detik-detik Terbongkarnya
Saturday, June 6, 2020
BALASAN Disdik ke Oknum PNS Mesum Sampai Pingsan: Sangat Malu dan Kecewa, Detik-detik Terbongkarnya
Tags :
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 Comments:
Post a Comment