Ulah pria yang satu ini benar-benar menyita perhatian warga setelah tertidur lelap dalam rendaman banjir rob.

Bagaimana tidak, disaat warga yang lain tengah sibuk untuk mengungsi karena banjir rob, pria ini justu asyik tertidur tak peduli banjir telah merendam sebagian tubuhnya.
Peristiwa pria mabuk tersebut terjadi di ruas jalan raya Pluit Utara, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (07/06/2020).
Seorang pengendara motor ditemukan tertidur di tengah jalan dengan kondisi sedang menyenderkan kepalanya pada kursi motor.
Pria mabuk ini sebagian badannya terendam air.
Sejumlah warga yang tiba di lokasi mencoba membangunkan tetapi tidak membuahkan hasil.
Setelah beberapa lama, pria itu bangun sendiri dan langsung bergegas pergi.
Pria yang belum diketahui identitasnya tersebut akhirnya pergi dalam keadaan sempoyongan. Ia meninggalkan motornya di tengah genangan banjir.
Sebelum ditemukan tertidur, pria tersebut nekat menerobos banjir sehingga terjatuh di pinggir jalan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada petugas Kepolisian yang datang ke lokasi, sementara sepeda motornya masih tergeletak di tengah genangan banjir rob.
Belasan pemuda pesta miras di Kompleks Dadaha, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, saat malam takbiran, Sabtu (23/5/2020) malam.
Hal ini membuat Jajaran Polsek Tawang yang melakukan razi geleng-geleng kepala.
Karena di antara para pemabuk itu ada sepasang suami istri, juga dalam kondisi mabuk.
Mereka mabuk-mabukan dengan mengonsumsi minuman keras (miras) jenis ciu yang diduga dicampur obat batuk Dextro.
Saat petugas ke lokasi, sejumlah pemuda berupaya kabur.
Namun aparat sigap sehingga tak satu pun akhirnya bisa lolos.
Karena para pelaku hanya akan terjerat tindak pidana ringan, petugas akhirnya menyuruh mereka push up sebanyak 50 kali.
Kontan saat mereka melakukan push up mengundang geli aparat, karena gerakannya lucu.
Sepasang suami istri yang masih muda juga tak luput dari perintah push up.
Awalnya mereka menolak. Namun karena diharuskan, akhirnya dengan ogah-ogahan push up.
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto, mengatakan, penggerebekan belasan pemuda menggelar pesta miras, berawal dari operasi untuk membubarkan kerumunan.
"Kawasan olah raga Dadaha menjadi salah satu pusat keramaian. Ketika petugas Polsek ke sana, ditemukan ada belasan pemuda berkerumun. Saat didekati ternyata ada sejumlah botol miras ciu di sekitar mereka," kata Anom.
Mengetahui ada kegiatan pesta miras, aparat pun segera mengepung lokasi.
Beberapa pemuda sempat berupaya kabur.
Namun karena dalam kondisi mabuk, mereka bisa ditangkap kembali.
Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Detik-detik Pria Mabuk Terlelap Tidur Meski Tubuh Terendam Banjir, Ini Reaksinya Saat Dibangunkan,
Editor: Ady Sucipto
0 Comments:
Post a Comment