Tuesday, June 2, 2020

Sang Ibu Tewas Dimutilasi Ayah, Pelaku Tewas Ditembak Polisi, Ketiga Anak Yusuf Jadi Yatim Piatu

Seorang anak melarikan diri setelah melihat kejadian mengenaskan yang menimpa ibunya di dalam rumah, Senin (1/6/2020).

Sang Ibu Tewas Dimutilasi Ayah, Pelaku Tewas Ditembak Polisi, Ketiga Anak Yusuf Jadi Yatim Piatu
Anak itu berinisial A (8) langsung dibantu warga yang sempat singgah di rumahnya di Dusun Rawa Indah, Desa Bojo, Kecataman Budong-bodong, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Mulanya, seorang saksi bernama Asri, kebetulan singgah di rumah seorang pria bernama Yusuf yang merupakan ayah Abdullah sekira pukul 07:00 Wita.

Saat itu Asri melihat, Yusuf mengamuk sambil membawa parang di atas rumah.

Melihat kejadian tersebut, Asri langsung melaporkannya kepada pihak berwajib.

"Saksi langsung melapor ke Polres bahwa ada orang mengamuk dan membawa parang di atas rumah," ujar Kasat Reskrim Polres Mateng, Iptu Agung dilansir dari TribunTimur, Selasa (2/6/2020).

Namun tak lama setelah Asri melapor, ia mendengar teriakan seorang perempuan yang merupakan istri Yusuf minta tolong di rumah tersebut.

Ia juga melihat anak berusia 8 tahun itu lari melarikan diri keluar dari rumah.

Tak hanya itu, Asri malah melihat tetesan darah dari atas rumah namun warga belum ada yang berani mengecek.

Hingga pada 09:30 Wita, personel Polres Mateng datang ke tempat kejadian perkara (TKP).

Bersama warga, beberapa polisi masuk ke dalam rumah untuk menghentikan aksi Yusuf.

Kejadian nahas rupanya dilakukan Yusuf kepada istrinya, Hasna hingga tewas dalam keadaan bersimbah darah.

Yusuf yang diduga menderita gangguan jiwa ini memutilasi sang istri hingga tangannya putus.

"Korban sudah ditemukan dalam keadaan bersimbah darah sudah tak bernyawa. Serta pelaku dalam keadaan histeris," sambungnya.

Saat itu Yusuf sempat menangis dan memeluk jenazah sang istri.

"Pelaku dalam keadaan histeris, menangis, dan memeluk tubuh korban yang sudah tidak bernyawa," kata Iptu Agung.

Proses negosiasi polisi dengan Yusuf tak berjalan baik, pelaku tak menghiraukan aparat dan mengambil parang untuk menyerang anggota Polres Mateng.

"Bahkan melompat keluar rumah dan menyasar warga secara brutal," ungkapnya.

Personel Polres Mateng terpaksa melakukan tembakan peringatan.

Namun tidak dihiraukan dan akhirnya salah satu anggota mengambil tindakan tegas terukur.

D
Seorang suami di Dusun Rawa Indah, Desa Bojo, Kecamatan Budong-budong, Kabuaten Mamuju, Yusuf nekat memutilasi istrinya Hasna, Senin (1/6/2020). (Polres Mateng)

"Anggota mengarahkan tembakan sebanyak satu kali menggunakan senjata api dan mengenai bagian paha kiri kemudian pelaku diamankan dan dibawa ke RSUD Mateng," jelasnya.

"Menurut informasi tentangga, pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan setelah kembali dari Malaysia sebagai TKI," ungkapnya.

Beruntung, tiga anak Yusuf dan istri yang usianya masih di bawah umur bisa diselamatkan warga.

Ketiga anak Yusuf jadi yatim piatu

Tak lama dirawat di rumah sakit, Yusuf yang nekat memutilasi istrinya meninggal dunia.

Iptu Agung membenarkan, Yusuf meninggal dunia di RS Bhayangkara Mamuju sekira pukul 20:30 Wita.

"Iya pelaku meninggal dunia di RS Bayangkara Mamuju tadi malam," kata Iptu Agung via WhatsApp, Selasa (2/6/2020).

Pelaku meninggal dunia setelah mengalami kritis.

Dia terpaksa dilumpuhkan petugas dengan senjata api karena melakukan perlawanan dan menyerang petugas saat berusaha ditangkap.

Dia mengatakan jenazah pelaku sudah dipulangkan kembali ke Mamuju Tengah untuk dikebumikan.

"Tadi malam langsung dibawa pulang setelah dinyatakan meninggal di RS Bhayangkara," tuturnya.

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Sang Ibu Tewas Dimutilasi Ayah, Pelaku Tewas Ditembak Polisi, Ketiga Anak Yusuf Jadi Yatim Piatu,

Editor: faisal

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

0 Comments:

Post a Comment